August 2013 - Garuda Keadilan Aceh

GAruda Keadilan Aceh

Sesungguhnya allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan Nya dalam barisan yang teratur, mereka seakan seperti suatu bangunan yang kokoh. ( As-Saff :4)

We Love Palestine

Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, tetapi jangan melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai Orang yang melampaui Batas. ( Al-Baqarah : 190)

Malu

malu Adalah sebagian dari Iman

Welcome to our website.

Semua yang ada pada website ini semoga menjadi manfaat

Saturday, August 31, 2013

Massa Morsi Kembali Turun ke Jalan




KAIRO - Ratusan pendukung presiden yang digulingkan, Mohamed Morsi, dilaporkan kembali turun ke jalan Kota Kairo dan beberapa kota lainnya.

Aksi yang dilakukan para pendemo ini nampaknya tidak menghiraukan imbauan dari pihak keamanan Mesir yang akan menggunakan cara kekerasan bila aksi unjuk rasa berujung pada kericuhan.

Melansir AFP, Sabtu (31/8/2013), penangkapan dari beberapa pemimpin Ikhawnul Muslimin (pendukung Morsi) pada Jumat 30 Agustus waktu setempat merupakan yang terbesar sejak peristiwa aksi massa turun ke jalan dua pekan lalu.

Seperti diketahui, demo tersebut dimulai setelah Salat Jumat. Dalam laporan media lokal Mesir, terlihat sekira 500-an orang berjalan dari Masjid Sahib Rumi.

Mereka berjalan sambil meneriakkan nyanyian provokatif seperti "ayo bangun, jangan takut, tentara harus pergi," dan nyanyian lainnya seperti "menteri dalam negeri Mesir adalah preman dan negara kita (Mesir) adalah Islam bukan sekular."

Menurut menteri kesehatan Mesir dalam pernyataan resminya, sudah satu orang tewas dan 21 orang luka-luka. Unjuk rasa berdarah ini diketahui berlangsung di luar Masjid Giza di pinggiran kota Kairo.

Demo pada Jumat lalu memang seperti strategi baru bagi Ikhawnul Muslimin untuk menyimpan beberapa aksi yang lebih besar lagi. Mereka juga terlihat menghindari daerah utama, di mana pihak kepolisian sudah bersiap dengan tank dan pasukan keamanan.(OKEZONE)

Saturday, August 24, 2013

#WeStandTogetherSupportMoursi | #R4BI4











Foto Aksi Membela Mesir | BANDUNG|

BANDUNG -- Aksi solidaritas terhadap penderitaan rakyat Mesir terus berlangsung. Ratusan peserta aksi yang terdiri dari pelajar, mahasiswa dan remaja masjid  menggelar aksi peduli rakyat Mesir.  Mereka berjalan dari Masjid Pusdai, Gedung Sate, hingga Jl Merdeka, Kota Bandung, Jumat (23/8).

Dalam aksi tersebut mereka mendesak agar dunia termasuk Indonesia berperan aktif menghentikan tragedi kemanusiaan yang terjadi di Mesir.







Source : Republika.co.id

Cara Syetan Memperlakukan Wanita

SYETAN sangat tidak suka kalau ada manusia yang taat kepada Allah. Karena itulah syetan selalu berusaha menggoda manusia agar tergelincir dari jalan Allah. Dalam menggoda manusia, syetan memiliki berbagai cara dan strategi. Dan yang sering dipakai adalah dengan memanfaatkan hawa nafsu, yang memang memiliki kecenderungan mengajak kepada keburukan (ammaratun bis su’). Setan seakan mengetahui kecenderungan nafsu kita, dia terus berusaha agar manusia keluar dari garis yang telah ditentukan Allah.
Salah satu sebab kehancuran umat manusia adalah karena hubungan lawan jenis yang tidak sah (zina). Dan sebelum terjadinya hubungan ini, biasanya didahului dengan saling memandang, saling tertarik, lalu saling bertemu, dan selanjutnya saling bermaksiat. Untuk menyukseskan terjadinya proses kemaksiatan inilah syetan berusaha melepaskan hijab atau pakaian muslimah. Lepasnya hijab muslimah merupakan jalan licin yang mudah menggelincirkan manusia dari ketaatan kepada Allah.
Berikut adalah tahap-tahap yang digunakan oleh syetan dalam melepas pakaian muslimah, membuat si wanita tidak memiliki rasa malu sama sekali.
Menghilangkan Definisi Hijab
Dalam tahap ini setan membisikkan kepada para wanita, bahwa pakaian apapun termasuk hijab (penutup) itu tidak ada kaitannya dengan agama, ia hanya sekadar pakaian atau gaya hiasan bagi para wanita. Jadi tidak ada pakaian syar’i, pakaian dengan apa pun bentuk dan namanya tetap pakaian. Yang ada hanyalah budaya dalam berpakaian, atau berpakaian ala budaya tertentu.
Akibatnya, ketika zaman telah berubah, atau kebudayaan manusia telah berganti, maka tidak ada masalah pakaian ikut ganti juga. Demikian pula ketika seseorang berpindah dari suatu negeri ke negeri yang lain, maka harus menyesuaikan diri dengan pakaian penduduknya, apapun yang mereka pakai. Inilah bahayanya ketika hijab dianggap sebagai budaya, berbeda halnya jika seorang wanita berkeyakinan, bahwa hijab adalah pakaian syar’i (identitas keislaman), dan memakainya adalah ibadah bukan sekadar mode (fashion). Hidup kapan pun, dan di mana pun, maka hijab syar’i tetap dipertahankan. Apabila seorang wanita masih bertahan dengan prinsip hijabnya, maka setan beralih dengan strategi yang lebih halus. Caranya, bagaimana?
Pertama, Membuka Bagian TanganTelapak tangan mungkin sudah kebiasaannya terbuka, maka setan membisikkan kepada para wanita agar ada sedikit meningkatkan model yakni membuka bagian hasta (antara siku hingga telapak tangan). “Ah tidak apa-apa, kan masih pakai jilbab dan pakai baju panjang?” Begitu bisikan setan. Dan benar si wanita akhirnya memakai pakaian model baru yang menampakkan tangannya, dan ternyata para lelaki melihatnya juga seperti biasa saja. Maka setan berbisik, “Tuh, tidak apa-apa kan?”
Kedua, Membuka Leher dan Dada
Setelah menampakkan tangan menjadi kebiasaan, maka datanglah setan untuk membisikkan hal yang baru lagi. “Kini buka tangan sudah menjadi lumrah, maka perlu ada peningkatan model pakaian yang lebih maju lagi, yakni angkatlah ujung jilbab yang menjulur ke bawah itu dan lilitkan ke leher. Atau angkat ujung jilbab dan letakkan di kepala.” Ketika seorang wanita menurutinya ada dua hal yang mulai terbuka, yakni leher bagian bawah dan dada bagian atas. Eit, tapi jangan sebut sebagai pakaian terbuka, hanya sekadar sedikit untuk mendapatkan hawa, agar tidak panas. Kata syetan, “Cobalah! Orang pasti tidak akan peduli, sebab hanya sebagian kecil saja yang terbuka.”
Ketiga, Mempersempit ukuran pakaian
Syetan berbisik lagi, “Pakaianmu hanya gitu-gitu saja, kayak ndak punya selera aja?” Kemudian si wanita berpikir, “Tapi apa ya?” tuturnya. “Banyak kain yang agak tipis, lalu bentuknya dibuat yang agak ketat biar lebih indah dipandang mata,” syetan memberi ide baru.
Maka tergodalah si wanita, dicarilah mode pakaian yang ketat dan kain yang tipis bahkan transparan. “Mungkin tak ada masalah, kan potongan pakaiannya masih panjang, hanya bahan dan modenya saja yang agak berbeda, biar nampak lebih feminin,” begitu dia menambah. Walhasil pakaian tersebut akhirnya membudaya di kalangan wanita muslimah, makin hari makin bertambah ketat dan transparan. Bahkan saking mininya pakaian itu kadang-kadang bagian pinggang atau perut terbuka, maka jadilah mereka wanita yang disebut oleh Nabi sebagai wanita berpakaian tetapi telanjang.
Keempat, Celana panjang ketat
Setelah para wanita muslimah mengenakan pakaian yang ketat, maka syetan datang lagi. Dan sebagaimana biasanya dia menawarkan ide baru yang tampak trendy. Dibisiki wanita itu, “Pakaian seperti ini membuat susah berjalan atau duduk, soalnya sempit, apa tak sebaiknya dibelah sedikit ke atas? Dengan itu kamu akan lebih santai, lebih kelihatan lincah dan energik.” Lalu dicobalah ide baru itu, dan memang benar dengan dibelah mulai dari bagian bawah hingga lutut atau tak jarang yang diganti dengan celana panjang nan ketat. Ternyata benar, terasa lebih leluasa, terutama ketika akan duduk atau naik kendaraan. “Yah tersingkap sedikit tak apa-apalah, yang penting enjoy,” katanya.
Inilah tahapan awal syetan merusak kaum wanita, hingga tahap ini pakaian masih tetap utuh dan panjang, hanya mode, corak, potongan dan bahan saja yang dibuat berbeda dengan hijab syar’i yang sebenarnya. Maka kini mulailah syetan pada tahap berikutnya.
Membuka Sedikit Demi Sedikit
Keberhasilan pada tahap pertama membuat syetan melangkah lagi, dengan tipu daya lain yang lebih ‘gila-gilaan’, tujuannya agar para wanita menampakkan bagian aurat tubuhnya.
Pertama, Membuka Telapak Kaki dan Tumit
Syetan berbisik kepada para wanita, “Baju panjang benar-benar tidak nyaman, kalau hanya dengan membelah sedikit masih kurang leluasa, lebih baik kalau dipotong saja hingga atas mata kaki.” Ini baru agak longgar.
“Oh ada yang yang terlupa, kalau kamu pakai baju yang seperti itu, maka jilbab yang besar tidak seimbang lagi dengan pakaianmu, sekarang kamu cari jilbab yang kecil agar lebih serasi. Yang penting orang tetap menamakannya dengan jilbab.” Maka para wanita yang terpengaruh dengan bisikan ini terburu-buru mencari mode pakaian yang dimaksudkan.
Kedua, Membuka Seperempat Hingga Separuh Betis
Terbukanya telapak kaki telah biasa ia lakukan, dan ternyata orang yang melihat juga tidak begitu ambil peduli. Maka syetan kembali berbisik, “Ternyata kebanyakan manusia menyukai apa yang kamu lakukan, buktinya mereka tidak ada reaksi apa-apa, kecuali hanya beberapa orang kampungan yang kolot. Kalau langkah kakimu masih kurang leluasa, maka cobalah kamu cari mode lain yang lebih menarik, bukankah kini banyak bawahan separuh betis dijual di pasaran? Tidak usah terlalu khawatir, hanya terlihat kira-kira 10 cm saja.”
Benar-benar bisikan syetan dan hawa nafsu telah menjadi penasihat pribadinya, sehingga apa saja yang dibisikkan syetan dalam jiwanya dia turutkan. Maka terbiasalah dia memakai pakaian yang terlihat separuh betisnya kemana saja dia pergi.
Ketiga, Terbuka Seluruh Betis
Kini di mata si wanita, zaman benar-benar telah berubah, syetan telah berhasil membalikkan pandangan jernihnya. Terkadang si wanita berpikir, apakah ini tidak menyelisihi para wanita di masa Nabi dahulu. Namun bisikan syetan dan hawa nafsu menyahut, “Ah jelas tidak, kan sekarang zaman sudah berubah.”
“Tetapi, apakah itu tidak menjadi fitnah bagi kaum lelaki?” pikir wanita. “Fitnah? Ah itu kan zaman dulu, di masa itu kaum lelaki tidak suka kalau wanita menampakkan auratnya, sehingga wanita-wanita mereka lebih banyak di rumah dan pakaian mereka sangat tertutup. Tapi sekarang sudah berbeda, kini kaum lelaki kalau melihat bagian tubuh wanita yang terbuka, malah senang dan mengatakan wow. Bukankah ini berarti sudah tidak ada lagi fitnah, karena sama-sama suka? Lihat saja mode pakaian di mana-mana, dari pasar malam hingga mall, semuanya memperagakan mode yang dirancang khusus untuk wanita maju di zaman ini. Kalau kamu tidak mengikutinya, akan menjadi wanita yang ketinggalan zaman.”
Demikianlah, maka pakaian yang menampakkan seluruh betis akhirnya menjadi kebiasaan, apalagi banyak orang yang memakainya. Sementara itu, yang mempermasalahkan sedikit sekali.
Kini tibalah saatnya setan melancarkan tahap terakhir dari tipu dayanya untuk melucuti hijab wanita.
Serba Mini
Setelah pakaian yang menampakkan betis menjadi pakaian sehari-hari dan dirasa biasa-biasa saja, maka datanglah bisikan syetan yang lain. “Pakaian memerlukan variasi, jangan yang itu-itu saja, sekarang ini mode rok mini. Dan agar sepadan rambut kepala harus terbuka, sehingga benar-benar kelihatan indah.”
Maka akhirnya rok mini yang menampakkan bagian bawah paha dia pakai, bajunya pun bervariasi, ada yang terbuka hingga lengan tangan, terbuka bagian punggungnya dan berbagai mode lain yang serba pendek dan mini. Koleksi pakaiannya sangat beraneka ragam, ada pakaian untuk berpesta, bersosial, pakaian kerja, pakaian resmi, pakaian malam, petang, musim panas, musim sejuk dan lain-lain, semuanya telah dicoba.
Begitulah sesuatu yang sepertinya mustahil untuk dilakukan, ternyata kalau sudah dihiasi oleh setan, maka segalanya menjadi serba mungkin dan diterima oleh manusia. Hingga suatu ketika, muncul ide untuk berjalan-jalan di kolam renang atau ke pantai, di mana semua wanitanya sama, hanya dua bagian yang paling sensitif saja yang ditutupi. Mereka semua mengenakan pakaian yang sering disebut dengan ‘bikini’.
Karena semuanya begitu, maka harus ikut begitu, dan na’udzubillah bisikan syetan berhasil, tujuannya tercapai.”Selanjutnya terserah kamu wahai wanita, kalian semua sama, telanjang di hadapan lelaki lain, di tempat umum. Aku berlepas diri kalau nanti kelak kalian sama-sama di neraka. Aku hanya menunjukkan jalan, engkau sendiri yang melakukan itu semua, maka tanggung sendiri semua dosamu,” kata syetan yang tak ingin ikut menanggung risiko.
Penutup
Betapa halus cara yang digunakan setan, sehingga manusia terjerumus dalam dosa tanpa terasa. Maka hendaklah kita semua, terutama orang tua jika melihat gejala menyimpang pada anak-anak gadis kita sekecil apapun, segera secepatnya diambil tindakan. Jangan biarkan berlarut-larut, karena kalau dibiarkan dan telah menjadi kebiasaan, maka akan menjadi sukar bagi kita untuk mengatasinya. Membiarkan mereka membuka aurat berarti merelakan mereka mendapatkan laknat Allah. Kasihanilah mereka, selamatkan para wanita muslimah, jangan jerumuskan mereka ke dalam kebinasaan yang menyengsarakan baik di dunia maupun di akhirat. Wallahu a’lam bisshawab. 

Sunday, August 18, 2013

Problem Nikah Muda



Alhamdulillah, banyak sekali peristiwa menyenangkan akhir-akhir ini. Salah satu momen yang indah saat diberi kesempatan untuk diskusi dan konsultasi dengan salah satu pembicara hypno terbaik di Jogja. Sedikit curhat tentang planning masa depan bahwa saya ingin menggenapkan separuh dien pada usia yang kebanyakan orang menganggap ‘belum saatnya’.
Menurutnya tidak ada masalah mengenai topik menikah muda, hanya masyarakat saja yang terlalu berlebihan menumpuk syarat bagi seseorang untuk melanjutkan ibadah yang suci ini, menurutnya kewajiban tentang memberi nafkah pada keluarga terlalu berlebihan dipahami oleh masyarakat sehingga menghasilkan citra negatif terhadap para pelaku nikah usia muda.
Masyarakat juga masih terpatok pada usia standarisasi yang berlaku saat ini, seperti usia 10-15 tahun adalah masa remaja, 15-18 tahun adalah masa pencarian jati diri, dan 18-25 adalah adalah proses pendewasaan. Beginilah realita yang ada di masyarakat saat ini.
Padahal di dalam islam, seorang anak adam hanya dibatasi oleh dua periode. Yaitu dari bayi hingga baligh, dan setelahnya dari baligh hingga tutup usia. Tentang masa peralihan seorang manusia pada usia yang relatif ini juga sebenarnya memang perlu disikapi dengan cara yang bijak.
Sebuah langkah yang keliru jika orangtua tidak menanamkan nilai-nilai islam sejak dini untuk mempersiapkan masa pelepasan tanggungjawabnya sebagai orangtua, hingga banyak kita dapati saat ini para remaja yang telah melalui periode aqil baligh terlihat belum siap dan belum mantap memasuki ataupun merasakan terjun pada dunia transisi yang kadang dirasa aneh.
Terbukti dengan sikap para remaja yang cenderung ikut-ikutan tren. Sebenarnya sah-sah saja, tidak ada yang dipermasalahkan disini tapi bisa menjadi sebuah masalah besar jika tren yang diikuti itu adalah tren negatif, setidaknya dari segi sosial, padahal akan lebih parah jika ditinjau dari segi religi.
Kembali pada topik menikah muda. Memang sebenarnya pilihan seperti ini kembali pada masing-masing pribadi. Memang wajar juga jika cap negatif tersampaikan pada para pelaku nikah muda. Saya sendiri termasuk manusia yang mendukung jika para muda-mudi muslim segera mengamalkan niat suci ini, tentunya disertai dengan berbagai pertimbangan yang tak sembarangan. Bukan dengan menggampangkan. Yang sering menjadi penghalang utama untuk terealisasinya niat suci ini lebih sering pada peranan orangtua yang ingin ‘melindungi’ anak mereka dari hal yang ‘belum saatnya’.
Tak jarang juga dijumpai di tengah masyarakat tentang perilaku orangtua yang terlalu over dengan memberikan alasan-alasan ‘aneh’ ketika hendak dilanjutkan sebuah proses. Untuk yang menikah pada usia yang sudah dianggap wajar-pun terkadang masih sulit untuk mendapatkan restu dari orangtua.
Terlepas dari adanya batasan-batasan yang dibentuk oleh masyarakat, saya justru kagum dengan mereka yang telah berani ‘menantang tradisi’ dengan niat yang lurus dan orientasi yang luas.
Saya pernah beberapa kali menyinggung pembahasan ini dengan orangtua, tentang niat, juga tentang orientasi. Dan mereka hanya mengajukan sebuah syarat, “Jadilah seorang hafidz, dan ajukan proposalmu..” Begitu kata mereka. Kemudian ketika saya ajukan pertanyaan “Ada tambahan lain?” Dan mereka hanya menyampaikan beberapa nasehat. Tak ada syarat lain. Sepertinya memang mereka tak mempermasalahkan usia.
Saya sendiri sebenarnya bingung dengan polapikir masyarakat modern. Tapi toh ternyata pilihan itu kembali pada masing-masing personal. Ingin menjalani hidup dengan proses yang seperti apa dan bagaimana, selama tidak melenceng dari nilai-nilai moral dan agama, maka dipersilahkan.
Source: Fimadani.com

Friday, August 16, 2013

7 KEBIASAAN INOVATIF DAN KREATIF

kenal dengan pembuat Facebook, jejaring sosial paling laris dan paling diminati di seluruh dunia?
ialah MArk Zukernberg, seorang anak muda yang kabur dari perkuliahannya.
Kenal dengan pembuat Microsoft, OS paling hebat dan mendapatkan keuntungan miliaran dolar dalam waktu cepat, Bill Gates , seorang yang di DO dari universitasnya,,
APakah mereka mereka beruntung? | Menurut hemat saya mereka tidak beruntung namun mempunya suatu faktor X yaitu kegigihan serta inovatif.
Mereka bukan orang yang manja dan berleha-leha di rumah, tapi mereka ingin berubah.
Berikut adalah tujuh kebiasaan yang ditemukan pada orang-orang yang sangat inovatif dan kreatif yang dirangkum dari buku “The Myths of Innovation” karangan Scott Berkun.
1. Kegigihan – Inovasi melibatkan lebih dari sekedar ide-ide besar. Kita membutuhkan keyakinan, kerja keras dan fokus yang tajam pada hasil akhir untuk tetap bertahan pada visi kita dalam menghadapi hambatan dan rintangan. Kita cenderung untuk melihat hasil akhir dari suatu ide yang inovatif, tapi apa yang kita tidak lihat adalah tindakan, kerja keras dan ketekunan yang ada di balik layar untuk membuat visi tersebut menjadi kenyataan.
“Penemuan adalah 1% inspirasi, 99% keringat”, -Thomas A. Edison -
2. Hilangkan Kebiasaan Membatasi Diri – Di bawah sihir hambatan/rintangan, kita merasa terbatas dan terjebak. Kita perlu membebaskan diri dari pikiran-pikiran ini dengan menghilangkan asumsi dan pembatasan. Ini adalah apa yang kita maksud ketika kita mengatakan “berpikir di luar kotak”. Dorong diri kita untuk terbuka terhadap ide-ide baru dan solusi tanpa pengaturan keyakinan yang membatasi. Ingat, inovatif adalah lebih jauh tentang psikologi daripada intelektualitas.
3. Ambil Risiko, Buatlah Kesalahan – Saya percaya bahwa sebagian alasan mengapa kita membatasi diri adalah ketakutan kita untuk gagal. Berpikirlah selalu bahwa beberapa ide memang akan gagal untuk proses pembelajaran. Buatlah banyak prototypes, uji cobakan pada orang-orang, kumpulkan umpan balik, dan lakukan perubahan secara bertahap. Dibanding memperlakukan kesalahan sebagai kegagalan, anggaplah hal itu sebagai percobaan. “Percobaan adalah kegagalan yang memang diharapkan untuk secara sengaja mempelajari sesuatu.” – (Scott Berkun). Jangan menghukum diri sendiri untuk kegagalan, sebaliknya terimalah kegagalan, ambil pengetahuan yang baru didapat dan olahlah kembali untuk mencari solusi terbaik. Tetaplah berada di tujuan anda sampai menghasilkan hasil terbaik, namun tetap harus dipahami bahwa mungkin anda akan menabrak batu rintangan di sepanjang jalan.
“Saya belum gagal. Saya baru saja menemukan 10.000 cara yang tidak berfungsi.”, -Thomas A. Edison –
4. Melarikan diri – lingkungan kita sangat mempengaruhi apa yang kita rasakan. Semakin santai dan tenang kita secara internal, lebih mudah kita memasuki alam inovatif dalam pikiran kita. Inilah sebabnya mengapa ide-ide kadang-kadang datang kepada kita ketika berada di kamar mandi atau saat kita sendiri. Masing-masing dari kita memiliki pemicu yang berbeda untuk mengakses energi inovatif kita. Banyak pemikir besar pergi keluar berjalan-jalan untuk mencari solusi terhadap permasalahan mereka. Bereksperimenlah dan temukan apa yang bekerja baik untuk anda.
5. Menuliskan ide-ide – Banyak inovator dan orang-orang inovatif membuat jurnal untuk menuliskan ide-ide dan pikiran mereka. Beberapa menyimpan buku sketsa, buku memo, post-it notes, atau kertas kosong. Mereka semua memiliki metode untuk menangkap pikiran mereka, untuk berpikir di atas kertas, mengatasi hambatan mereka dan memulai proses inovatif. Sebagai informasi, catatan Leonardo Da Vinci yang terkenal dibeli oleh Bill Gates seharga $ 30.8 Juta dolar.
6. Carilah Sebuah Pola & Buat Kombinasi – Ide berasal dari ide-ide lain sebelumnya. Tahukah Anda bahwa Edison bukanlah orang pertama yang muncul dengan penemuan bola lampunya? Ia adalah orang pertama yang membangun filamen karbon yang bisa diterapkan di dalam bola kaca, yang membuat lampu lebih tahan lama. Bukalah diri anda selebar-selebarnya terhadap ide-ide baru, cari pola dan lihat bagaimana anda dapat menggabungkan ide-ide tersebut untuk memperbaiki solusi yang ada.
7. Keingintahuan – Banyak inovator hanya sekedar orang- orang yang penasaran ingin tahu, dan ingin memecahkan masalah. Berlatihlah melihat sesuatu dengan cara berbeda. Misalnya, saat melihat solusi untuk sebuah masalah, tanyakan pada diri sendiri, “Apa sajakah cara alternatif untuk melakukan hal ini?”. Ajukan banyak pertanyaan dan tantang norma atau metode yang sudah ada saat ini.
Berikut adalah beberapa teknik yang dapat diterapkan untuk menumbuhkan inovasi:
• Buatlah Jurnal – Berlatih menulis setiap pikiran, ide, dan inspirasi anda. Cobalah brainstorming dan berpikir di atas kertas.
• Memecahkan Masalah yang Berlawanan - Idenya adalah untuk menciptakan dan bertukar pikiran dengan memecahkan masalah yang berlawanan dari yang sedang anda coba untuk pecahkan saat ini. Contoh, jika anda mencoba untuk membuat “Desain laptop terbaik”, maka mulailah dengan ide-ide untuk membuat “Desain laptop terburuk”. Untuk setiap gagasan Anda yang muncul, buat ide sebaliknya. Misalkan, jika “berat dan gemuk” adalah salah satu ide untuk “Desain laptop terburuk”, kemudian baliklah menjadi “ringan dan ramping” yang dapat digunakan dalam “Desain laptop terbaik”.
Teknik ini bekerja dengan baik terutama saat melakukan brainstorming dalam kelompok. Namun mungkin bisa terdengar lucu ketika orang-orang mencoba menjawab. Humor akan membuat hambatan berkurang dan mendorong orang untuk mengatakan sesuatu dengan lantang. Orang-orang akan merasa lebih nyaman dan terbuka.
• Cari Sebuah Lingkungan Inovatif – Cari lingkungan yang santai atau menginspirasi yang memicu kreativitas anda. Cobalah tempat-tempat yang berbeda sampai anda menemukan beberapa tempat dimana anda dapat mengeluarkan usaha terbaik anda. Mungkin ruang tamu rumah anda, taman atau cafe.
• Lakukan Sesuatu yang Menyenangkan – Jika anda menemukan kebuntuan, ubah pikiran anda dengan melakukan sesuatu yang menyenangkan dan benar-benar berbeda. Kembali pada aktivitas ketika pikiran telah segar.
• Bermitra – Temukan kemitraan kreatif dengan orang lain. Ide-ide baru bisa muncul sebagai akibat dari dua kekuatan bersatu, yang mungkin tidak akan pernah terjadi jika dilakukan hanya oleh satu orang. Brainstorming-lah bersama-sama.
• Berkomitmen untuk Gagal – Komit pada diri anda untuk mengambil cukup risiko bahwa anda akan gagal selama beberapa waktu. Jika Anda tidak gagal, kita tidak melakukan sesuatu yang cukup sulit atau inovatif.
• Bicaralah dengan Seseorang – Saya telah menemukan bahwa ketika saya mencoba untuk mengungkapkan masalah tertentu kepada seseorang, entah bagaimana saya secara tidak sengaja mengungkapkan juga solusinya. Ketika menjelaskan situasi saya, saya sebetulnya tidak mengharapkan mereka untuk memecahkan masalah saya, melainkan bertindak sebagai ‘papan pantul’ untuk ide-ide.
Source : akuinginsukses.com

Mesir Kini | #SaveEgypt



Jumlah korban tewas saat pembubaran massa pengunjuk rasa di Kairo, Mesir tercatat sudah mencapai 5250 orang. Jumlah tersebut merupakan data resmi yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan Mesir.
Jumlah itu masih terbilang sedikit dibandingkan catatan Ikhwanul Muslimin yang merupakan kelompok pengunjuk rasa. Menurut catatannya, jumlah tewas mencapai lebih dari 2.000 orang. Mereka tewas saat polisi membubarkan massa dari lokasi yang duduki pengunjuk rasa, Rabu (14/8/2013).
Juru bicara Kementerian Kesehatan Khaled el-Khateeb menyebutkan jumlah korban luka-luka mencapai 13.717 orang. Menurutnya, dari 5250 korban tewas itu, sebanyak 2020 di antaranya tewas di Nasr City, sebuah distrik di Kairo yang diduduki pendukung presiden terguling Mohamed Morsi. [Huffington Post/tjs]

SIKAT GIGI YOK |



Bila tidak rajin berkumur dan menyikat gigi, maka kuman dan bakteri di sekitar gigi dan mulut akan lebih mudah tumbuh, bau mulut (halitosis) dan jamur atau sariawan pada rongga mulut juga akan lebih mudah terjadi.
Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Drg Zaura Anggraini mengemukakan bahwa kondisi ini dapat dicegah dengan merawat dan menyikat gigi setidaknya dua kali sehari yaitu saat pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur. Pada malam hari, aktivitas mulut berkurang dan secara otomatis air liur juga berkurang. Hal ini mengakibatkan jumlah bakteri di dalam mulut meningkat dua kali lipat.
Sisa makanan lalu akan difermentasi oleh bakteri menjadi asam. Nah, asam inilah yang berbahaya karena melarutkan mineral gigi sehingga mengakibatkan karies serta masalah mulut dan gigi lainnya, kata dia.
Oleh sebab itu sebelum masa kehamilan, kaum perempuan juga sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan gigi secara berkala atau setiap enam bulan sekali ke dokter gigi. "Sayangnya, menurut Riset Kesehatan Dasar 2007, hanya 13,3 persen masyarakat Indonesia yang rutin memeriksakan gigi setiap enam bulan sekali ke dokter gigi. Ini sangat memprihatinkan," keluh Zaura.
Zaura mengemukakan bahwa masyarakat seharusnya sadar akan pentingnya merawat dan menjaga kesehatan gigi, karena menurut dia gigi merupakan salah satu organ penting yang dapat memengaruhi kesehatan.
Lalu Bagaimana jika kita dalam keadaan berpuasa.?
ini jawabannya: 
Para ulama fikih menyatakan, seorang yang berpuasa dibolehkan untuk membersihkan mulut dan gigi dengan siwak, baik yang kering maupun yang basah pada pagi hari maupun siang.
Pendapat ini dikemukakan oleh Umar bin Khattab, Ibnu Abbas, Aisyah RA, Abu Hanifah, Malik, dan lainnya (Al-Majmu’, 6/378).

Seorang Sahabat, Amir bin Rabiah, sering melihat Nabi bersiwak ketika puasa beberapa kali, sampai tidak terhitung.
Hadis Nabi yang menyatakan, “Kalaulah aku tidak ingin menyulitkan umatku maka aku perintahkan mereka untuk bersiwak setiap kali wudhu.” Tidak membedakan antara yang puasa dan yang tidak, sehingga berlaku pula bagi yang sedang puasa. (Taghliq al-Ta`liq, 2/14).

Sebagian ulama sangat menganjurkan pada pagi hari setelah bangun tidur untuk menghilangkan bau yang tidak sedap. Imam Syafi’i menganggap makruh bersiwak pada siang hari, setelah matahari tergelincir (ba`da zawal, masuk waktu Zhuhur) bagi yang berpuasa. 

Sebab, dalam satu hadis dinyatakan, “Bau mulut orang yang berpuasa itu lebih baik di sisi Allah daripada misik (sejenis minyak wangi).” (HR Ahmad dan Baihaqi).

Hadis ini tentu sangat baik, terutama bila bau mulut itu tidak sampai mengganggu orang lain.  Bagi yang kesehariannya pada Ramadhan berinteraksi dengan banyak orang, dibolehkan untuk membersihkan mulut walaupun ba`da zawal agar tidak menimbulkan bau tidak sedap yang berakibat mengganggu kenyamananan orang lain.

Dalam kaidah fikih disebutkan, menghilangkan mafsadah(kerusakan/mudarat) itu lebih didahulukan daripada mendatangkan kemaslahatan.  

Mudarat dalam hal ini adalah mengganggu kenyamanan orang lain dengan bau yang tidak sedap dan kemaslahatan dimaksud adalah membiarkan mulut bau agar dipandang lebih baik di sisi Allah seperti dalam hadis.

Membersihkan mulut bisa dilakukan, antara lain, dengan menggunakan sikat dan pasta gigi, dengan syarat, selesai menggosok gigi, mulut dibersihkan dengan sebersih-bersihnya agar pasta gigi tidak ada yang tersisa, sehingga tidak ada yang tertelan. 

Jika pasta gigi itu masih menyisakan bau dan rasa, maka tidak apa-apa hukumnya selama pasta gigi tersebut sudah hilang.

Ibnu Sirin pernah berkata, “Tidak apa-apa menggunakan siwak yang lembut dan basah.” Ketika ada yang menyanggah bahwa itu memiliki rasa, ia pun berkata, “Air pun memiliki rasa, tapi Anda dibolehkan berkumur-kumur dengannya.” (Al-Mughni, 3/36).
Wallahua`lam bish shawab.

Dr M Muchlis Hanafi MA
Source : www.republika.co.id

Thursday, August 15, 2013

Kultwit Dari @ikhwahgaul | FAKTA 17 AGUSTUS 1945



1. Menjelang peringatan kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus besok, ada informasi yang sudah seharusnya rakyat Indonesia tahu‪#‎SaveEgypt‬

2. Fakta bahwa Mesir dan Palestina adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Republik Indonesia #SaveEgypt

3. Pada 22 Maret 1946, Mesir atas desakan Ikhwanul Muslimin melalui Syeikh Hasan Albanna, mengakui kemerdekaan Indonesia #SaveEgypt

4. Setahun sebelum merdeka, Palestina melalui Mufti besar Syaikh Muhammad Amin Al-Husaini sudah menyatakan dukungan utk Indonesia #SaveEgypt

5. Sejak Mesir dan Palestina mengakui kemerdekaan Indonesia, negara di Timur Tengah berduyun-duyun mengakui kemerdekaan Indonesia #SaveEgypt

6. Bukan hanya itu, India dan negara di sekitarnya pun kemudian mengikuti langkah Mesir dan Palestina #SaveEgypt

7. Bahkan saat Aceh tertimpa Tsunami th 2004, Ikhwanul Muslimin mengutus Dr. Mohammad Mursi untuk langsung membantu terjun ke Aceh #SaveEgypt

8. H. Agus Salim (delegasi Indonesia) bersama H. Rasyidi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Syeikh Hasan Albanna pic.twitter.com/0AIaLwmqe5

9. Inilah salah satu alasan kenapa selama ini rakyat Indonesia harus mendukung Palestina dan Mesir #SaveEgypt

10. Silahkan sebar informasi ini sebanyak-banyaknya. Karena banyak sekali rakyat Indonesia yang belum tahu #SaveEgypt

Pernikahan Yang Berjodoh

Apa yang terjadi pada Ikhwan tersebut boleh jadi menimpa pada Ikhwan lainya yang sangat sulitnya mencari pasangan hidupnya dalam sebuah ikatan suci bernama pernikahan. Salah satu penyebab yang menjadi sebuah batu sandungan adalah masalah sekufu. Sekufu disini mempunyai makna sepadan dan menyerupai antara kedua calon mempelai, baik dari segi agama, keluarga (suku), profesi, pendidikan atau strata ekonomi dan aspek-aspek lainya yang terkadang tidak bisa di definisikan secara hitam putih formula.

Pada dasarnya dalam sebuah proses hubungan antara Ikhwan Akhwat mempunyai 3 tipe:
  1. Ikhwan Akhwat cocok, namun tidak jodoh
  2. Ikhwan Akhwat tidak cocok, namun jodoh
  3. Ikhwan Akhwat cocok dan juga jodoh
Semua pihak pasti selalu berharap akan idealitas sebuah kehidupan dengan memilih kategori ketiga, namun Alloh mempunyai rahasia yang jauh lebih Mashlahat bila dibanding analisa berfikir makluknya yang terkadang hanya mengedepankan hawa keduniawian.

Hal yang menarik untuk dilakukan perenungan adalah bagaimana bila kita termasuk dalam kategori yang kedua, yakni sebenarnya tidak cocok, namun atas izin Alloh akhirnya bisa berlangsung sebuah perkawinan. Ketidak cocokan disini mencakup berbagai hal, mulai dari masalah gaya komunikasi yang bertolak belakang atau mungkin kebiasaan yang selalu bersebrangan. Berbagai masalah tersebut menjadi semakin mengkhawatirkan sebuah bahtera perkawinan bila tidak cepat disadari untuk sama-sama mencari solusi. Jangan sampai keluarga Ikhwan Akhwat yang berlabel aktivis dakwah menghiasi hidup pernikahanya dengan akhir yang sangat mempilukan dan dibenci Alloh, yakni perceraian, Na'udzu billah.

Sesuatu yang terkadang salah dalam benak berfikir keluarga Aktivis dakwah adalah menggunakan konsep : "Husnudzon yang Salah". Sehingga pada akhirnya, selalu berhusnudzon bahwa pasangan kita pasti akan selalu mengerti apa kekurangan kita.

Padahal semestinya yang digunakan adalah istilah " Saling Memberikan Pengorbanan", meskipun terkesan berlebihan, atau istilah gaulnya LEBAY, namun hal inilah yang benar-benar harus di camkan oleh semua keluarga aktivis dakwah. Seorang suami harus mampu menutupi lobang-lobang kelemahan yang dimiliki istrinya, demikian pula seorang Istri harus siap menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi sang suami yang sebenarnya disebabkan oleh kelemahan diri suami itu sendiri.

Akhinya menjadi pertanyaan besar yang harus benar-benar mampu di jawab oleh pasangan para aktivis dakwah yang sudah berkeluarga:

  • Sejauh manakah kita kenal dengan pasangan kita? 
  • Masih kah ada kesan JaIm(Jaga Image) yang berkepanjangan?
  • Apakah sudah sesuai impian dan visi dimasa lalu dengan kekinian di keluarga?
  • Bagaimanakah peranan masing-masing posisi, apakah masih ada kepincangan?
Dengan berbekal keempat pertanyaan tersebut dan sekaligus menjawab serta mencari solusinya, maka dengan penuh optimistik kita sama-sama bermunajat kehadirat Alloh Semoga keluarga-keluarga para aktivis dakwah yang dibangun dengan semangat Illahiyah tetap terjaga Originalitasnya dalam satu rel dan selalu diberi kemampuan untuk mengikis habis potensi - potensi yang bisa meledak kapan saja yang disebabkan oleh egoisme pribadi sebagai manusia yang selalu ingin di mengerti, bukan ingin selalu berkorban bagi pasangan kita.
wallohu 'alam

Di Fitnah Serobot Imam Shalat Ied | ini tanggapannya



Jakarta - "Shalat Ied adalah ibadah, mohon tidak dicampuradukkan dengan politik, dan sebagainya. Semoga kita terhindar dari fitnah dan perpecahan. Amien." 

Begitu bagian akhir dari kultwit Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring dalam menjawab kabar mengenai dirinya menyerobot posisi imam dan khatib shalat Idul Fitri di Lapangan Banteng, Medan (Kamis, 8/8).

Tifatul menegaskan tidak ada penyerobotan seperti informasi yang beredar belakangan ini. Seharusnya pihak-pihak yang menuduh dia menyerobot lebih dahulu mengajaknya untuk bicara dan meminta penjelasan sebelum melemparkan tuduhan. 

"Posisi imam itu di satu pondok dengan khatib. Tidak benar sudah ada imam duduk disitu," katanya.


Dalam kultwitnya sesaat lalu, Tifatul menceritakan asal muasal ia menjadi khatib dan imam. Katanya, adalah Pemerintah Kota Medan yang mengundangnya. Undangan itu pun disampaikan secara tertulis. 

Saat tiba di Bandara Kualanamu, Tifatul bertanya pada staf Pemkot yang menyambutnya, apakah dia hanya menjadi khatib saja atau sekalian imam. Sang staf Pemda menjawab, kalau Tifatul siap sekalian jadi imam. Kalau tidak, Pemkot Medan akan menyiapkan imam lokal asal Medan. 

"Saat di lap. Pak Plt. Walikota dan Wakil Gubernur tanya: Pak Tif siap jadi imam? Saya jawab: boleh."


 Menjelang shalat, pihak Pemkot Medan pun menyampaikan pengumuman bahwa imam dan khatib shalat adalah Tifatul Sembiring. 

"Saat berdoa, beberapa jamaah menangis. Saya juga meneteskan air mata. Momen Idul Fitri kerap mengharukan. Tidak ada jamaah yang bilang kecewa," masih kata Tifatul.

Dia juga menyarankan agar pihak-pihak yang tidak puas memperhatikan hadis-hadis yang menyatakan bahwa imam dan khatib sebaiknya satu orang.

"Silakan lihat di Saudi, di Mesir, di Pakistan dan lain-lain, imam dan khatib satu orang. Hanya di Indonesia sering beda orang," demikian penjelasan Tifatul. (rmol)

Friday, August 2, 2013

Pemimpin Dunia Yang Hafidz

1. Raja Arab Saudi “FAISAL BIN ABDUL AZIZ” 



Adalah Raja Arab Saudi yang ke 3 yang menjabat mulai tahun 1964 hingga tahun 1975. Raja Faisal lahir di Riyadh pada tahun 1906 dan merupakan anak keempat Raja ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdurrahman as-Saud, pendiri Arab Saudi.

Beliau hafal 30 juz pada usia 16 tahun, menjadi panglima perang pada usia 19 tahun, memimpin timur tengah untuk melawan Israel (tidak dilakukan oleh raja Saudi lainnya), satu-satunya pemimpin Arab yang berani mengembargo minyak bumi ke Amerika Serikat dan Nato.

Dalam seruan khutbah Jihadnya melawan Israel, Raja Faisal berdo’a dihadapan khalayak agar Allah menetapkan kematiannya diterima Allah sebagai orang yang terbunuh dijalanNya (Syuhada). Insyaallah terkabul ketika dibunuh Konspirasi melalui tangan keponakannya sendiri yg baru pulang dari Amerika.

Raja Faisal dikenal sebagai pemimpin yang shalih, beliau membebaskan seluruh budak di Arab Saudi dengan kas pribadinya.

2. Perdana Menteri Palestina “ISMAIL HANIYA”




Beliau adalah seorang Perdana Menteri yang hafal 30 juz Al-Quran, bahkan anaknya yang bernama Aid berhasil menyempurnakan hafalan Alquran dalam 35 hari dan memperoleh gelar mumtaz (sempurna). Ismail Haniya memiliki sanad hafalan yang tersambung ke Rasulullah Sallallaahu ‘alayhi wa sallam, dan hampir setiap Jum’at menda’wahkannya kepada rakyatnya di berbagai masjid di Palestina. Subhanalloh..

Dan dalam sebuah artikel berita bahwa beliau adalah seorang Imam sholat tarawih di bulan Ramadhan yang selalu dinanti kehadirannya oleh banyak jamaah ketika beliau menjadi Imam Sholat Tarawih.

3. Presiden Mesir “MOHAMMED MURSI”




Merupakan Presiden Mesir pertama yang hafal Alquran. Pria bernama lengkap Mohammed Mursi Issa Ayyat adalah seorang kapala keluarga yang patut dicontoh, prestasinya di bidang akademik, ilmu keagamaan dan organisasi tidak diragukan lagi.

Tidak hanya dirinya yang hafidz, bahkan seluruh keluarganya yaitu Istri dan lima orang anaknya semuanya telah hafal Alquran 30 Juz, Subhanalloh..

***
Kita Bangsa Indonesia merindukan sekali kehadiran seorang pemimpin yang senantiasa ber-Al-Qur'an dalam setiap sisi kehidupannya, begitu juga manakala dia diamanati sebagai seorang pemimpin sebuah negara

Thursday, August 1, 2013

InfoGrafik SESAT nya Syiah


 
>