January 2016 - Garuda Keadilan Aceh

GAruda Keadilan Aceh

Sesungguhnya allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan Nya dalam barisan yang teratur, mereka seakan seperti suatu bangunan yang kokoh. ( As-Saff :4)

We Love Palestine

Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, tetapi jangan melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai Orang yang melampaui Batas. ( Al-Baqarah : 190)

Malu

malu Adalah sebagian dari Iman

Welcome to our website.

Semua yang ada pada website ini semoga menjadi manfaat

Thursday, January 14, 2016

Catatan I

Absen : Hariry, Sibghah, Ridho, Amjad, Yusuf
             Aini, Ufi, Asy-Syifa, Afifah, Tia, Aisyah, Durrah.
Tempat : Mbak Moel, Lamnyong, Banda Aceh
Rangkaian Acara : Pembukaan oleh Haririy
                               Pembacaan Al Quran oleh Sibgah
                               Penyampaian Materi oleh Ridho

Catatan dalam Ifthar Jamai

Agenda tarbiyah salah satunya adalah ifthar jamai, begitulah yang telah dijalankan oleh organisasi Garuda Keadilan Aceh. Organisasi atau saat ini masih dikatakan sebagai forum atau komunitas karena belum adanya terdaftar dalam kelembagaan apapun, Garuda Keadilan telah banyak membuat agenda.
Sore Kamis, 14 Januari 2016 Garuda keadilan Aceh kembali mengadakan ifthar jamai pasca Muswil I Ahad lalu. Agenda ini merupakan salah satu agenda tarbiyah yang dapat meningkatkan keimanan kita kepada Allah serta mengokohkan ukhuwah diantara anggotanya.
Sungguh senang dan kagum dengan para kader GK (Garuda Keadilan) Aceh yang bersemangat datang dan mengikuti agenda ini. Namun terdapat salah satu keadaan yang membuat hati miris yaitu kebiasaan anggota untuk datang dengan tepat waktu dan kurangnya budaya konfirmasi.
Di zaman yang serba cepat dan dinamis ini, sepertinya kader dakwah harus mulai menata kembali serta memperbaiki cara pandang terhadap waktu. Kekhawatiran terhadap laju dakwah yang merosot mungkin saja karena keseringan nya kita meremehkan waktu dan seringnya toleransi terhadap hal ini. Belajar terhadap waktu akan membuat kita disiplin serta membuat para pengikut dakwah semakin banyak. Satu hal lagi adalah budaya konfirmasi terhadap kehadiran, hal ini menjadi penting karena ini untuk menghindarkan diri dari sikap suudzon terhadap saudara kita. Walau tentunya ada ulama yang mengatakan bahwa terhadap saudara se muslim buatlah alasan sebanyak-banyak yang membuat kita selalu husnudzan. namun lagi-lagi ini adalah sikap yang tidak baik terhadap sesama.
Belajar-belajar dan selalu belajar untuk memperbaiki diri sembari mengajak orang untuk memperbaiki juga. GK Aceh akan selalu terdepan untuk memperbaiki diri dan mengajak orang untuk memperbaiki. Serta mengajak sebanyak-banyaknya untuk berbuat kebaikan.

Salim dulu.

Selamat berjuang untuk pemuda GK Aceh.

Wednesday, January 13, 2016

Memasuki Tahun keempat, Ridho Rahman kembali pimpin GK Aceh


Sejak didirikan pada tahun 2012 lalu, Garuda Keadilan Wilayah Aceh (GK Aceh) mengadakan Musyawarah Wilayah (Muswil) untuk yang pertama kalinya. Di bawah koordinasi Ibadurrahman, Muswil I GK Aceh diadakan pada tanggal 9 Januari 2016 di kantor Dewan Perwakilan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Aceh (DPW PKS Aceh).

Mengambil tema "Generasi Rabbani menuju Aceh Madani", panitia berharap, nantinya para punggawa GK Aceh dapat menjadi generasi yang lebih baik dari generasi sebelumnya yang kemudian mampu mewujudkan aceh yang maju dalam bingkai islam.
.
Dengan kondisi listrik yang padam, semangat peserta Muswil tetap menyala, ditambah lagi dengan kehadiran Ust. Ghufran Zainal Abidin, selaku ketua DPW PKS Aceh. Terbukti dengan berlangsungnya Muswil tanpa banyak halangan yang berarti.  Ust. Ghufran berpesan, untuk mewujudkan generasi madani, penting untuk terus mendekatkan diri kepada Allah.swt dan mengenali nasab agar dapat mengenali diri sendiri.

Dipimpin oleh Farhan, Sekretaris Umum GK Wilayah Sumatera, sidang LPJ dan pemilihan Ketua GK Aceh periode 2016-2018 berlangsung santai namun masih dalam bingkai serius. Pemilihan ketua baru dilakukan melalui mekanisme musywarah mufakat antara tim DPW PKS Aceh, GK Wilayah Sumatera, dan pembina GK Aceh, maka M. Ridho Rahman kembali dipercaya untuk memimpin GK Aceh terbang mengepakkan sayapnya di bumi Serambi Makkah.
Red: Hilwa Salsabila


RIDHO KEMBALI MEMPIMPIN GARUDA KEADILAN ACEH

Aceh, Garuda Keadilan Aceh mengadakan MUSWIL (Musyawarah Wilayah) pertama pada hari Sabtu, 9 Januari 2016. Musyawarah Wilayah berlangsung di AULA DPW PKS ACEH, Banda Aceh, dengan tema ' Generasi Rabbani untuk Aceh Madani'.

Muswil yang diikuti oleh para pengurusGaruda Keadilan Aceh dan undangan dari DPW dan DPD PKS Aceh. Tampak hadir ketua DPW PKS ACEH, ust Ghufran Zainal Abidin.

Pembukaan yang dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh salah satu hafiz dan merupakan perngurus Garuda Keadilan Aceh, Rasyid, kemudian dilanjutkan dengan selayang pandang ketua Garuda Keadilan Aceh periode 2012/2015, M. Ridho Rahman.

"Garuda Keadilan ini kita berharap bukan hanya disini kita berkarya, berbaurlah dan isilah teman-teman lain dengan kebaikan -kebaikan. Dengan tema ' Generasi Rabbani untuk Aceh Madani ' harapannya terwujud dengan kerja-kerja dan karya-karya nyata kita" ungkap Ridho.

"Tentunya kita mengetahui bahwa Muswil ini bertujuan untuk mengganti kepengurusan dan belajar menjadi organisasi yang kuat seperti yang telah disampaikan oleh bg Farhan, perwakilan Garuda Keadilan Sumatra"  tambahnya.

Dalam kata sambutannya ust Ghufran, ketua DPW PKS ACEH, menyampaikan bahwa anak-anak garuda keadilan tidak boleh kehilangan identitas diri sebagai anak ayah dan ibu nya, dan selalu dekatlah pada ALLAH sehingga apa yang dikerjakan menjadi baik dan membawa keberkahan.

Hasil Musyawarah Wilayah I yang telah dilangsungkan memutuskan secara musyawarah mufakat bahwa tongkat estafet kepemimpinan diamanahkan kembali kepada M. Ridho Rahman.(MR/MYA)


 
>