June 2013 - Garuda Keadilan Aceh

GAruda Keadilan Aceh

Sesungguhnya allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan Nya dalam barisan yang teratur, mereka seakan seperti suatu bangunan yang kokoh. ( As-Saff :4)

We Love Palestine

Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, tetapi jangan melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai Orang yang melampaui Batas. ( Al-Baqarah : 190)

Malu

malu Adalah sebagian dari Iman

Welcome to our website.

Semua yang ada pada website ini semoga menjadi manfaat

Sunday, June 30, 2013

Hijab..Is am I




Miris ngeliat fenomena jilbab mode. Semakin lama semakin tipis, ketat, dan pendek, bentuknya pun aneh-aneh.

Tapi lebih miris lagi ngeliat fenomena hujatan para 'aktivis' kepada mereka yang berjilbab 'aneh'. Dibilang gak syar'i lah, percuma lah, bahkan diancem masuk neraka. Widih!

Ane punya temen, sejak SD sampe SMA dia nggak pake jilbab. Tapi waktu masuk kuliah Alhamdulillah dia mau pake Jilbab. Walaupun masih sebatas kerudung tipis, dan masih pake celana jeans. Tapi ini kemajuan besar, soalnya ibunya aja nggak pake jilbab (ane tau soalnya tetanggaan).

Jadi gan, orang2 kaya gitu baiknya itu diapresiasi, dihargai, dan terus didukung untuk istiqomah berhijab. Sambil sedikit demi sedikit kita arahkan tata cara berhijab yang bener tuh kaya gimana.

Lah kalo mereka malah dihujat gitu, apa nggak kasian? Kita bahkan nggak tau kan pengorbanan dia transisi dari nggak berjilbab jadi pake jilbab. Ada yang sampe berantem sama orangtua, atau dikatain temen2nya, atau gejolak hati yang lain. Resikonya dia malah bisa balik lepas jilbab. Kalo udah gini, kita malah yang dosa. Nah loh!

Jadi, jangan samakan cara bicara kepada orang berilmu dengan yang belum paham. Dakwah itu mengajak, bukan menghujat. Dan sampaikanlah ajakan itu dengan cara yang baik. Masalah hidayah, itu urusan Allah. Oke sob, disini kita sama-sama belajar yaa 

Friday, June 28, 2013

Marhaban Ya Ramadhan




Tak terasa waktunya sudah dekat

Untuk sebuah pertemuan yang begitu singkat

Yang padanya berkelimpahan ampunan dan rahmat

Lalu, disini, kita dituntut bergiat-giat

Untuk beramal yang terbaik, sebab pahalanya berlipat-lipat

Marhaban ya Ramadhan…

Bulan yang penuh kemuliaan

Disini, Engkau menurunkan Al-Qur’an

Marhaban ya Ramadhan…

Bulan yang penuh keberkahan

Awal bulannya Engkau karuniakan kerahmatan

Pertengahannya Engkau karuniakan ampunan

Akhirnya Engkau karuniakan pembebasan

Dari siksa api neraka yang menyuramkan

Marhaban ya Ramadhan…

Bulan yang Engkau cipta sebagai dambaan

Bagi hamba-hambaMu yang beriman

Sehingga disetiap jejaknya selalu dirindukan

Marhaban ya Ramadhan…

Sepenuh iman dan kesyukuran

Alhamdulillah, umur kita

Masih dipertemukan dengannya


Sumber: http://www.dakwatuna.com/2013/06/28/35956/marhaban-ya-ramadhan-3/#ixzz2Xa1WioM4 
Follow us: @dakwatuna on Twitter | dakwatunacom on Facebook

Pengamat: Perundingan Dengan Zionis Rugikan Palestina



 Pengamat politik Abdul Sattar Qasim menegaskan, perundingan antara Otoritas di Ramallah dan entitas Zionis, baik terhenti maupun dimulai, tidak akan bermanfaat bagi bangsa Palestina di tengah kondisi saat ini, disebutkan bahwa entitas Zionis tidak peduli dengan perundingan kecuali sebatas mendapatkan konsesi dari pihak Palestina.
Qasim menyatakan bahwa Otoritas Ramallah sejak lama telah memberikan banyak konsesi, dari menyerahkan banyak wilayah Palestina, mengakui kedaulatan entitas Zionis sejak tahun 1988. Semua perundingan antara kedua pihak hanya bertujuan menyusun komitmen administrasi dan keamanan dari pihak Palestina untuk penjajah Zionis dengan imbalan sesuap roti.
Qasim menyebutkan, statemen para pemimpin Palestina seputar penerimaan pihak Palestina melakukan perundingan jika pihak penjajah Zionis menghentikan proyek pemukiman dan di rilis media. Para pemimpin Palestina tersebut tidak mampu membela hak-hak Palestina, dan hanya membela dan menenangkan penjajah “Israel”.
Menurut Qasim, penjajah Zionis mengkhususkan kawasan untuk permukiman Palestina di “Kawasan Seribu Bencana” dan sebatas permukiman, bukan untuk mendirikan negara Palestina. disebutkan bahwa Otoritas tidak memiliki apa yang akan diserahkan, selagi mereka tidak mampu mengendalikan kawasan ini.
Abbas membuat keputusan sendiri yang justru merugikan bangsa Palestina, tanpa bermusyawarah dengan siapa pun. Qasim menegaskan bahwa tidak ada manfaatnya menghentikan perundingan jika kerjasama keamanan terus berlanjut. (qm/infopalestina)


Sumber: http://www.dakwatuna.com/2013/06/29/35995/pengamat-perundingan-dengan-zionis-rugikan-palestina/#ixzz2Xa0zxTWb 
Follow us: @dakwatuna on Twitter | dakwatunacom on Facebook

2 Adzan Shalat Jum'at

Assalamu'alaikum... wr.wb...

Sahabat, Adanya 2 adzan dalam sholat jum’at adalah merupakan kesepakatan para Ulama dari masa kemasa dimulai dari masanya Sayyidina Utsman bin Affan hingga hari ini sampai munculnya pendapat aneh yang bersebrangan dengan apa yang dijalankan oleh para ulama. Memang benar adzan jum’at pada zaman Nabi SAW dan Sayyidina Abu Bakar dan Sayyidina Umar adalah sekali yaitu disaat khotib duduk diatas mimbar. Akan tetapi pada zaman Sayyidina Utsman bin Affan karena semakin banyaknya kaum muslimin maka beliau menganggap perlu untuk menambahkan adzan dari 1 adzan menjadi 2 adzan. Adzan yang pertama untuk mengingatkan kaum muslimin bahwasanya hari itu adalah hari jum’at agar bersiap-siap pergi ke masjid untuk melakukan sholat jum’at. Adapun adzan yang kedua adalah untuk menunjukan bahwa sholat jum’at akan segera dimulai. Dan hal seperti ini sudah menjadi kesepakatan para ulama dari masa ke masa dan tidak ada ingkar sama sekali dari para sahabat Nabi SAW… (…)

Adzan shalat pertama kali disyari’atkan oleh Islam adalah pada tahun pertama Hijriyah. Di zaman Rasulullah SAW, Abu Bakar dan Umar bin Khathab mengumandangkan adzan untuk shalat Jum’at hanya dilakukan sekali saja. Tetapi di zaman Khalifah Utsman bin Affan RA menambah adzan satu kali lagi sebelum khatib naik ke atas mimbar, sehingga adzan Jum’at menjadi dua kali.

Ijtihad ini beliau lakukan karena melihat manusia sudah mulai banyak dan tempat tinggalnya berjauhan. Sehingga dibutuhkan satu adzan lagi untuk memberi tahu bahwa shalat Jum'at hendak dilaksanakan. Dalam kitab Shahih al-Bukhari dijelaskan :

عَنْ سَائِبٍ قَالَ, سَمِعْتُ السَائِبَ بنَ يَزِيْدٍ يَقُوْلُ إِنَّ الأَذَانَ يَوْمَ الجُمْعَةِ كَانَ أَوَّلُهُ حِيْنَ يَجْلِسُ الإِمَامُ يَوْمَ الجُمْعَةِ عَلَى المِنْبَرِ فِيْ عَهْدِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبِيْ بَكْرٍ وَعُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا فَلَمَّا كَانَ فِيْ خِلاَفَةِ عُثْمَانَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ وَكَثَرُوْا أَمَرَ عُثْمَانُ يَوْمَ الجُمْعَةِ بِالأَذَانِ الثَّالِثِ فَأَذَانَ بِهِ عَلَى الزَّوْرَاءِ فَثَبَتَ الأَمْرُ عَلَى ذَالِكَ 

Dari Sa'ib ia berkata, "Saya mendengar dari Sa'ib bin Yazid, beliau berkata, “Sesungguhnya adzan di hari jumat pada asalnya ketika masa Rasulullah SAW, Abu Bakar RA dan Umar RA dilakukan ketika imam duduk di atas mimbar. Namun ketika masa Khalifah Utsman RA dan kaum muslimin sudah banyak, maka beliau memerintahkan agar diadakan adzan yang ketiga. Adzan tersebut dikumandangkan di atas Zaura' (nama pasar). Maka tetaplah hal tersebut (sampai sekarang)". ( Shahih al-Bukhari: 865)

Yang dimaksud dengan adzan yang ketiga adalah adzan yang dilakukan sebelum khatib naik ke mimbar. Sementara adzan pertama adalah adzan setelah khathib naik ke mimbar dan adzan kedua adalah iqamah. Dari sinilah, Syaikh Zainuddin al-Malibari, pengarang kitab Fath al-Mu'in, mengatakan bahwa sunnah mengumandangkan adzan dua kali. Pertama sebelum khatib naik ke mimbar dan yang kedua dilakukan setelah khatib naik di atas mimbar :

وَيُسَنُّ أَذَانَانِ لِصُبْحٍ وَاحِدٍ قَبْلَ الفَجْرِ وَآخرِ بَعْدَهُ فَإِن اقَتَصَرَ فَالأَوْلَى بَعْدَهُ, وَأَذَانَانِ لِلْجُمْعَةِ أَحَدُهُمَا بَعْدَ صُعُوْدِ الخَطِيْبِ المِنْبَرَ وَالأَخَرُ الَّذِيْ قَبْلَهُ

"Disunnahkan adzan dua kali untuk shalat ٍٍٍShubuh, yakni sebelum fajar dan setelahnya. Jika hanya mengumandangkan satu kali, maka yang utama dilakukan setelah fajar. Dan sunnah dua adzan untuk shalat Jum'at. Salah satunya setelah khatib naik ke mimbar dan yang lain sebelumnya". (Fath al-Mu'in: 15)

Meskipun adzan tersebut tidak pernah dilakukan pada zaman Rasulullah SAW, ternyata ijtihad Sayyidina Utsman RA. tersebut tidak diingkari (dibantah) oleh para sahabat Nabi SAW yang lain. Itulah yang disebut dengan “ijma sukuti”, yakni satu kesepakatan para sahabat Nabi SAW terhadap hukum suatu kasus dengan cara tidak mengingkarinya. Diam berarti setuju pada keputusan hukumnya. Dalam kitab al-Mawahib al-Ladunniyyah disebutkan :

ثُمَّ إِنَّ فِعْلَ عُثْمَانَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ كَانَ إِجْمَاعاً سُكُوْتِياً لأَِنَّهُمْ لاَ يُنْكِرُوْنَهُ عَلَيْهِ

 "Sesungguhnya apa yang dilakukan oleh Sayyidina Ustman ra. itu merupakan ijma' sukuti (kesepakatan tidak langsung) karena para sahabat yang lain tidak menentang kebijakan tersebut” (al-Mawahib al Laduniyah,  juz II,: 249)

Apakah itu tidak mengubah sunah Rasul? Tentu Adzan dua kali tidak mengubah sunnah Rasulullah SAW karena kita mengikuti Utsman bin Affan ra. itu juga berarti ikut Rasulullah SAW. Beliau telah bersabda: 

فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّّتِيْ وَسُنَّةِ الخُلَفَآءِ الرَّاشِدِيْنَ مِنْ بَعْدِيْ

"Maka hendaklah kamu berpegang teguh kepada sunnahku dan sunnah al-Khulafa' al-Rasyidun sesudah aku ". (Musnad Ahmad bin Hanbal)

Apalagi adzan kedua yang dilakukan sejak zaman Utsman bin Affan RA itu, sama sekali tidak ditentang oleh sahabat atau sebagian dari para sahabat di kala itu. Jadi menurut istilah ushul fiqh, adzan Jum’at dua kali sudah menjadi “ijma’ sukuti”. Sehingga perbuatan itu memiliki landasan yang kuat dari salah satu sumber hukum Islam, yakni ijma' para sahabat. Perbedaan ini adalah perbedaan dalam masalah furu’iyyah yang mungkin akan terus menjadi perbedaan hukum di kalangan umat, tetapi yang terpenting bahwa adzan Jum’at satu kali atau dua kali demi melaksanakan syari’at Islam untuk mendapat ridla Allah SWT. Wallahu a’lam bis-shawab.

source:http://www.nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,10-id,11822-lang,id-c,ubudiyah-t,Adzan+Jum++8217+at+Dua+Kali-.phpx

APA SIH NIKMATNYA PACARAN?



- khusus bagi yang masih cinta dan taat sama Allah dan Rasulnya


- khusus bagi yang ngaku remaja muslim-muslimah


- khusus yang mau gaul syar'i


- khusus bagi yang masih jomblo maupun yang sudah pacaran.



Apa sih alasan pacaran?


- pengen nikmati indahnya masa remaja


- cari teman curhat untuk berbagi


- penjajakan sebelum ke taraf yang lebih serius


- buat pamerin si pacar ke saingan, ortu, teman, dll.


- supaya diakui sudah dewasa


- dan tentunya untuk mengekspresikan¬rasa cinta

Pacaran, apa enaknya?

- bisa saling berbagi sama sang pacar


- ada yang hibur saat sedih


- ada yang selalu support kalo lagi loyo


- ada yang do'ain kalo lagi berjuang mati-matian


- ada tempat untuk everything


- trus bisa semangat belajar


- dan tentunya sudah mengenal lebih dalam tentang si calon..

Ada nggak pacaran islami?

- Nggak!! Soalnya Allah sudah berfirman yang artinya:


“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang 


keji. Dan suatu jalan yang buruk.”(Qs. Al-Israa' : 32)

Loh apanya yg mendekati zina?

- dua-duan


- pegangan tangan


- ciuman


- pelukan


- bercampur baur


- bersepi-sepian


- berzina secara lumrah


So.. Ada yang protes!!

Tapi kann..

- tak ada larangan mencintai dan dicintai oleh lawan jenis


- mengungkapkan cinta kan tidak haram


-trus pacarannya yang syar'i kok.. (ahh masaaaaaa!!)


-klo janji ngedate pke "insyaAllah"


- klo ketemu pacar ucapin "assalaamu'alay¬kum"


- trus pake baju koko, kopiah dan jilbab.


- lalu mulai mesra-mesraan dengan "bismillaah"


- dah itu "alhamdulillaah"


- lalu setelah zina cukup "astaghfirullaah"


NA'UDZUBILLAH.....

Cinta = pacaran?? Ahh yang bener aja..

- cinta adalah karunia Allah dan pacaran adalah budaya barat


- cinta sejati adalah Allah, pacaran???... Doi adalah segalanya!


- Cinta Allah itu suci, pacaran= cinta buta


- pacaran= dosa, masa saling cinta tapi saling menjatuhkan ke jurang neraka??


- so.. Pacaran cuma tebar maksiat atas nama CINTA

CINTA.. CINTA

- hanya hamba Allah yang sholiha yang layak menerima cinta dari sang malaikat


- dan hanya hamba yang sholih yang mampu menerima cinta dari sang bidadari...


- say no to steady


- say yes to love

Maaf tuk:
- segala khilaf dan ucapan yang salah


- segala kata yang tak berkenan


- segala bait yang menghiris hati


- semua yang telah membuat anda tidak nyaman

source : Islamic Motivation (Facebook)

SYIAH BUKAN ISLAM

 kultwit #SyiahSesat oleh @IslamTanpaSyiah
Silahkan disebar karena masih banyak yang belum tau bahwa Syi'ah itu berbahaya. Waspada Syi'ah!

1. Syi'ah mengimani imam yang 12 dan menganggap perkataan mereka sebagai wahyu. Padahal tdk ada wahyu lg setelah Nabi Muhammad #SyiahSesat

2. Syi'ah menganggap Al-Quran yang ada saat ini dianggap sudah tidak orisinil #SyiahSesat

3. Melaknat sahabat Nabi Muhammad. Yaitu Abu Bakar, Umar dan Usman. Bahkan Aisyah istri Nabi dicaci maki #SyiahSesat pic.twitter.com/UMwbm1UfMW

4. Syi'ah menganggap bahwa sholat Jum'at tidak wajib #SyiahSesat

5. Haji tidak wajib ke Makkah cukup ke Karbala (sebuah kota yg dikultuskan penganut Syi'ah sbg kota suci) #SyiahSesat

6. Nikah mut'ah (kawin kontrak) dianggap sunnah dan jadi adat kebiasaan. Ini bukti syi'ah tidak menghargai wanita #SyiahSesat

7. Sholat wajib hanya 3 waktu dalam sehari. Jelas ini penyimpangan yang keterlaluan #SyiahSesat

8. Aurat yang wajib ditutup hanya alat vital saja. Rambut, dada, paha tidak dianggap aurat #SyiahSesat

9. Shalat Tarawih, Dhuha dan Puasa Asyuro diharamkan oleh Syi'ah #SyiahSesat

10. Mereka menganggap bahwa Kitab Suci Al-Qur’an yang ada pada tangan Muslimin se-dunia tidak murni diturunkan Allah #SyiahSesat

11. Mereka menganggap bahwa semua ummat Islam (selain penganut Syi'ah) sebagai pendusta dan murtad #SyiahSesat

12. Termasuk tiga Khalifah Nabi (Abu Bakar, Umar, Utsman) dan imam empat Madzhab (Abu Hanifah, Malik, Syafi’i, Ahmad) #SyiahSesat

13. Syi’ah juga menolak hadis yang tidak diriwayatkan oleh Ahlu Bait. Termasuk menolak hadits shahih dari Imam Bukhari & Muslim #SyiahSesat

14. Syi’ah tidak mengakui kekhalifahan Abu Bakar Siddiq, Umar Ibn Khattab, dan Usman bin Affan. Bahkan mencela & mencaci mereka #SyiahSesat

15. Itu beberapa poin pemahaman Syi'ah yg membuat MUI mengeluarkan fatwa SESAT dan bukan bagian dari Islam #SyiahSesat

Saat Cinta Tak Terhalang Usia, oleh @salimafillah

Islamedia -1) Apa makna usia bagi cinta? Bagaimana jika seorang pemuda gagah yang dipeputra oleh lelaki mulia, menikahi pengasuh ayah angkatnya? #ksh

2) Aneh memang; wanita itu seangkatan neneknya. Apa yang menyebabkan dia merundukkan hati & kemudaan untuk menjadikannya pasangan jiwa? #ksh

3) Tapi dalam hidup; mungkin memang ada yang lebih tinggi dari cinta. Mungkin itu yang ditemukan si pemuda dalam sabda ayah angkatnya. #ksh

4) "Siapa yang ingin menikahi wanita ahli surga", ujar Sang Nabi suatu hari, "Nikahilah Umm Aiman." Maka Zaid pun maju, tanpa ragu. #ksh

5) Dulu saat Sang Nabi ditinggal wafat Bundanya, Umm Aiman yang menggendongnya Abwa'-Makkah. Kelak dia imani risalah bocah asuhannya. #ksh

6) Sementara Zaid ibn Haritsah adalah sahaya Khadijah yang dihadiahkan pada RasuliLlah; jadilah dia pemuda utama di barisan cahaya. #ksh

7) Kita takjubi nikah bersenjang umur ini; juga sebab dari mereka akan lahir Usamah ibn Zaid; kelak panglima agung di usia 18 tahunnya. #ksh

8) Zaid ibn Haritsah menikahi Umm Aiman yang seusia neneknya, karena Allah & RasulNya. Gairahnya adalah surga. Cintanya adalah cahaya. #ksh

9) Maka pada setiap betikan niat yang menggerakkan untuk menikahi seseorang; tanyakan pada hati kita, apa yang paling menyalakan minat. #ksh

10) Seperti nasehat Asy Syafi'i tuk yang bingung atas banyak pilihan nan semua tampak baik; "Ambil yang paling menyelisihi hawa nafsu!" #ksh

11) Mari belajar 1 lagi; namanya Nailah bint Al Farafishah Al Kalbiyah, yang menikah atas upaya Tamadhar, istri 'Abdurrahman ibn 'Auf. #ksh

12) Mempelai pria; 'Utsman ibn 'Affan belum pernah melihatnya hingga akad terucap; sebab percaya sempurna pada 'Abdurrahman & istrinya. #ksh

13) Begitu berjumpa, 'Utsman terkejut & bersegera menyatakan, "Aku membebaskanmu dari ikatan ini jika kau tak ridha atas keadaanku!" #ksh

14) "Apa maksudmu duhai Dzun Nurain?", tukas Nailah, "Demi Allah aku tak ingin sedikitpun membatalkan ikatan pernikahan yang suci ini!" #ksh

15) "Tapi pastinya kau takkan menyukai ketuaanku", sahut 'Utsman. "Justru aku ini suka suami yang lebih tua", jawab Nailah tersipu. #ksh

16) 'Utsman membuka surbannya, memperlihatkan geripis kebotakan di rambutnya, "Bukan hanya tua, diriku telah jauh melampaui ketuaan." #ksh

17) Nailah mendekat & mencium kening 'Utsman. "Masa mudamu sudah kauhabiskan di sisi RasuliLlah, duhai lelaki yang 2 kali berhijrah.. #ksh

18) ..Betapa berharga bagiku jika Allah mengaruniakan kesempatan mendampingi sisa usia muliamu, hingga kelak menghadapNya, insyaaLlah." #ksh

19) Usia Nailah menjelang 18 tahun ketika itu, dan 'Utsman yang pemalu mendekati 80 tahun. Nanti Allah karuniakan 3 putra pada mereka. #ksh

20) Inilah lelaki pemalu yang menjaga kesucian diri; yang mandinya menutup semua pintu-jendela, di bilik tersembunyi berselubung tabir. #ksh

21) Lelaki ini, Malaikatpun malu padanya; tunduk pandangnya, panjang qiyamullailnya, syahdu tilawahnya, luas dermanya, jernih batinnya. #ksh

22) Ada yang tak sengaja menatap wajah jelita lalu menjumpa 'Utsman tanpa cerita. Tegurnya, "Bertaubatlah, di matamu ada bekas zina." #ksh

23) Nailah mendampingi lelaki hebat ini hingga wafatnya di tangan orang-orang zhalim. Dua jemarinya putus kala memerisai tubuh 'Utsman. #ksh

24) Kelak Amirul Mukminin Mu'awiyah melamarnya. Teguh Nailah menjawab, "Tak ada yang mampu menggantikan kedudukan 'Utsman di hatiku." #ksh

25) Pada Zaid, pada Nailah; kita belajar tentang cinta yang tak tersekat umur & wujud. Cinta itu berhulu & bermuara di keabadian surga. #ksh

Awal Mula




Assalamualaikum wr wb


            Garuda Keadilan atau yang disebut dengan GK adalah sebuah wadah yang menampung berbagai potensi dan bakat para kadernya untuk diarahkan ke jalan yang benar.
            GK Aceh adalah salah satu cabang dari GK Sumatra yang menampung para anak kader dari berbagai pelosok provinsi Aceh. GK Aceh pertama kali dibentuk pada 23 Desember 2012 tepatnya di Hotel Kuala Radja Banda Aceh.  Di sanalah para anak kader diberi pengetahuan apa itu GK dan visi, misinya itu apa oleh ketua GK Sumatra uda Irfan, serta wakilnya mas Azzam. Namun karena keterbatasan waktu GK Aceh belum dapat dibentuk secara penuh hanya menghasilkan putusan bahwa M. Ridho  Rahman menjadi ketuanya.
            Pada tanggal 5 Januari 2013, di salah satu rumah makan di Banda Aceh diadakan rapat untuk membahas structural GK secara penuh. Dalam hal ini ditemani oleh mentor gerakan sementara bg Juli. Dalam rapat ini juga dibahas tentang berbagai kegiatan yang akan dilakukan oleh GK Aceh dalam jangka watu terdekat dan jangka waktu panjang. Diputuskan bahwa kegiatan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat dan terkait dengan acara Safari Dakwah III, GK Aceh akan membuka stand untuk memperkenalkan apa itu GK Aceh kepada masyarakat yang datang pada acara tersebut.
            Evaluasi rapat adalah hal penting, maka selang 5 hari kemudian tepatnya pada tanggal 10 Januari diadakan rapat  terkait kegiatan yang akan dilaksanakan pada 12 Januari di Taman Sari Banda Aceh, di sekretariat  GK di Batoh yang merupakan rumah salah satu anggota GK Aceh.  Alhamdulillah persiapan sudah mencapai 80 %, semua berkat kerja keras teman-teman GK Aceh.
            GK Aceh juga berkunjung ke salah satu Ustad yang sakit karena kecelakaan di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh, semoga dengan kunjungan tersebut dapat meringankan beban keluarganya yang tertimpa musibah.
            Hari H tiba, tepatnya 12 Januari 2013 adalah saat para kafila Safari Dakwah III tiba di Banda Aceh. Taman sari penuh sesak para kader, berbagai macam stand didirikan dari sekolah, jualan, donor darah sampai periksa gigi gratis ada. GK Aceh tidak ketinggalan, para kadernya telah bersusah payah membuat berbagai macam pernak-pernik GK, dari bros, banner, tulisan GK dari Kardus hingga stiker GK tersedia. Pengunjung yang menanyakan tentang apa itu Garuda Keadilan bukan sedikit tapi sangat banyak. Semua dilayani dengan sangat baik oleh para Kadernya.
            Hari ini pula GK Aceh dilantik lansung oleh Presiden PKS ust Luthfi Hasan Ishaq. GK Aceh sangat apresiatif tentang hal ini mereka berjanji akan  senantiasa membantu masyarakat Aceh dalam bentuk apapun, baik dari penyuluhan ataupun bakti social.
Sekian cerita GK Aceh, semoga Allah menyertai langkah kita. Amiin
Wassalam

 
>